Senin, 28 Mei 2012

ISTILAH - ISTILAH DALAM SENI MUSIK

    Salam sahabat semua, sedikit berbagi pengalaman dan ilmu yang saya dapat dari temen blog tetangga, lumayanlah buat nambah-nambah pengetahuan, apalagi yang suka dan seneng tentang musik, kali aja bisa jadi juri musik atau jadi musisi ... ^_^ aamiin.

Dibawah ini beberapa istilah dalam Seni Musik :
1.      Musik
Merupakan bunyi yang diterima oleh individu-individu dan berbeda-beda berdasarkan sejarah, lokasi, budaya dan selera seseorang. musik menuru Arif toteles mempunyai kemampuan untuk mendamaikan hati sedang gundah, mempunyai terapi kreatif dan menumbuhkan jiwa patriotisme.

2.      Suara
Teori musik menjelaskan bagaimana suara dinotasikan atau dituliskan dan bagaimana suara tersebut ditangkap dalam benak pendengarnya. Dalam musik, gelombang suara biasanya dibahas tidak dalam panjang gelombangnya maupun periodenya, melainkan dalam frekuensinya. Aspek-aspek dasar suara dalam musik biasanya dijelaskan dalam tala (Inggris: pitch, yaitu tinggi nada), durasi (berapa lama suara ada), intensitas, dan timbre (warna bunyi).

3.      Nada
Suara dapat dibagi-bagi ke dalam nada yang memiliki tinggi nada atau tala tertentu menurut frekuensinya ataupun menurut jarak relatif tinggi nada tersebut terhadap tinggi nada patokan. Perbedaan tala antara dua nada disebut sebagai interval. Nada dapat diatur dalam tangga nada yang berbeda-beda. Tangga nada yang paling lazim adalah tangga nada mayor, tangga nada minor, dan tangga nada pentatonik. Nada dasar suatu karya musik menentukan frekuensi tiap nada dalam karya tersebut.

4.      Ritme
Pengaturan bunyi dalam waktu. Birama merupakan pembagian kelompok ketukan dalam waktu. Tanda birama menunjukkan jumlah ketukan dalam birama dan not mana yang dihitung dan dianggap sebagai satu ketukan. nada-nada tertentu dapat diaksentuasi dengan pemberian tekanan (dan pembedaan durasi).

5.      Melodi
Serangkaian nada dalam waktu. Rangkaian tersebut dapat dibunyikan sendirian, yaitu tanpa iringan, atau dapat merupakan bagian dari rangkaian akord dalam waktu (biasanya merupakan rangkaian nada tertinggi dalam akord-akord tersebut).

6.      Harmoni
Secara umum dapat dikatakan sebagai kejadian dua atau lebih nada dengan tinggi berbeda dibunyikan bersamaan, walaupun harmoni juga dapat terjadi bila nada-nada tersebut dibunyikan berurutan (seperti dalam arpeggio). Harmoni yang terdiri dari tiga atau lebih nada yang dibunyikan bersamaan biasanya disebut akord.

7.      Notasi
Notasi musik merupakan penggambaran tertulis atas musik. Dalam notasi balok, tinggi nada digambarkan secara vertikal sedangkan waktu (ritme) digambarkan secara horisontal. Kedua unsur tersebut membentuk paranada, di samping petunjuk-petunjuk nada dasar, tempo, dinamika, dan sebagainya.

8.      Pitch
Suara dapat diklasifikasikan dalam beberapa Pitch (titi nada), berdasarkan frekuensinya atau jarak yang mengacu pada pitch. Pengaturan adalah suatu proses yang dilakukan untuk not titi nada itu. Perbedaan pitch antara dua not disebut dengan interval.

9.      Timbre
Dalam musik, Timbre adalah kualitas dari suara yang mencirikan seseorang dengan orang yang lain yang sesuai dengan spektrum suara.

10.  World Music
Jenis musik yang menggabungkan antara western dan non-western-music. World Music berkembang sejak komponis Claude Debussy memboyong gamelan jawa ke Paris pada tahun 1889 untuk meramaikan perayaan 100 Tahun Revolusi Prancis. Pada umumnya orang mengenal istilah World Music sebagai gabungan musik etnik setempat dengan western-music atau musik (dari) barat.

11.   Refrain
Bentuk pengulangan musik dalam sajak/syair. Penggunaan Refrain selalu dihubungkan dengan musik populer, terutama Rock n Roll, dimana sebuah lagu/musik yang berstruktur Verse-Chorus-Verse dalam tiap nyanyian. Dalam musik Refrain mempunyai dua bagian, yang berhubungan dengan lirik lagu dalam sebuah nyanyian dan nyanyian itu sendiri. Kadang Refrain memilliki kata yang berulang-ulang.

Dibawah ini Istilah Seni Musik A-Z :
A
ü  Absolute pitch ( Perfect pitch )
Pendengaran terlatih yang dapat mengetahui dan mengidentifikasikan nada.

ü  Acapella
Musik vokal tampa diiringi instrument.

ü  Accelerando
Mempercepat tempo.

ü  Accidentals
Tanda-tanda untuk menaikan dan menurunkan nada.

ü  Accompaniment
Musik pengiring.

ü  Ad lib
Singkatan dari Ad libitium yaitu peluang yang diberikan kepada pemain instrument untuk memainkan instrument mereka secara bebas.

ü  Al fine
Sampai akhir

ü  Alto
Suara tinggi pria yang tidak umum.

ü  Analog
Alat elektronik yang tidak digital.

ü  Arpegio
Uraian nada-nada dari chord yang berurutan naik dan turun.

ü  A tempo
Kembali ke tempo awal.

ü  Atonality
Membaikan kunci atau tonal center

ü  Augmented
Interval yang di perlebar.

ü  Avant-garde
- Pelopor /frontir.
- Bermusik dengan cara yang tidak konvensional.

B
ü  Bacbeat
Latar belakang irama/ ritme yang stabil.

ü  Ballad
- Lagu bercerita
- Lagu yang berirama lambat.

ü  Bar
Pengelompokan ketukan-ketukan dalam hitungan genap atau ganjil.

ü  Bar line
Garis vertical pemisah yang membatasi antara bar.

ü  Baritone
Pertengahan suara antara suara tenor dan bass pada vokal pria atau alat musik.

ü  Bass
- Suara terendah dari vokal pria.
- Nada terendah pada musik.

ü  Beat
- Ketukan teratur sebagai pedoman meter, ritme, dan tempo.
- Jenis irama musik, seperti  Latin beat, Rock beat, dll…

ü  Bending note
Nada yang meliuk ( ciri khas dari musik blues )

ü  Brass section
Kelompok pemain Brass bagian dari band.

ü  Bridge
Bagian transisi antara dua tema musik.

ü  Brightly
Dimainkan dengan gembira.

ü  Broken chord
Arpegio chord yang dimainkan secara tidak beraturan.

C
ü  Cadence
Progression / resolution melodi atau harmoni yang menjadi konklusi sementara atau akhir

ü  Cadenza
Pemeragaan kemahiran tehknik bermain (improvisasi) oleh solis pada bagian akhir komposisi musik.

ü  Changes
Pergerakan shord

ü  Chord
Harmonisasi tiga nada atau lebih.

ü  Chord embellishment
Memperindah harmoni dengan penambahan ornamentasi nada pada chord

ü  Chordal tones
Nada-nada yang terdapat di dalam konstruksi chord.

ü  Chromatic
Susunan/ penggunaan melodic atau harmonik dari 12 nada.

ü  Clef
Simbol yang menyatakan wilayah nada-nada pada staff, di sesuaikan dengan kebutuhan dan alat musik.

ü  Coda
Bagian penutup dari musik.

ü  Common time
Empat ketukan dalam satu bar.

ü  Consanance
Gabungan beberapa nada yang terdengar harmonis/ enak.

ü  Counterpoint
Alur dua rangkaian melodi atau lebih secara bersamaan.

ü  Crescendo
Suara menjadi keras secara bertahap.
  
D
ü  Da capo ( DC )
Yaitu tanda yang menunjukan untuk mulai untuk memulai dari awal.

ü  Diatonic
Berkenaan dengan tujuh major atau minor scale.

ü  Diction
Cara mengucapkan kata pada penyanyi.

ü  Diminished
Interval diperpendek.

ü  Dissonance
Bunyi yang membuat rasa galau pada pendengaran.

ü  Dominant
Nada ke lima pada major/ minor scale dan jenis chord yang terbentuk pada nada tersebut.

ü  Double-stop
Dua nada di bunyikan serempak pada instrument string.

ü  Downbeat
Ketukan pertama pada bar.

ü  Dragging
Tempo permainan yang menjadi lambat dari tempo yang seharusnya secara tampa disengaja.

ü  Duet/ duo
Komposisi yang menampilkan dua pemain.

ü  Duplet
Tiga ketuk dibagi dua dengan nilai tempo yang sama .

ü  Dynamic
Berkenaan dengan volume dan kelembutan.
 
E
ü  Encore (more)
Istilah meminta pemain/ penyanyi untuk menambah lagi pergelarannya.

ü  Enharmonics
Satu nada dengan nama yang berbeda.

ü  Ensemble
Kelompok pemain.
  
F
ü  Falsetto
Suara tinggi vokal yang tidak umum.

ü  Fermata
Menahan nada/ chord/ rest

ü  Figured bass
Pola/ bagian bass

ü  Finale
Tema penutup.

ü  Fingerboard
Tangkai ber-senar untuk jari pada instrument ber-string.

ü  Fine (ending)
Akhir dari komposisi.

G
ü  Glissando (gliss)
Memainkan scale pada paino dengan kecepatan tinggi.

ü  Grance note
Ornament nada yang singkat dan tidak memerlukan hitungan khusus.

ü  Groove
“Fell” dari cara bermain dengan tempo “laidback” yang konstan dan stabil.

 H
ü  Half-step
Jarak interval setengah nada.

ü  Harmony
- Tentang perpaduan bunyi yang selaras.
- Mata pelajaran tentang chord dan chord progression.

ü  Head
Melodi lagu.

ü  Horn section (brass section)
Kelompok pemain alat tiup pada band.

 I
ü  Interval
Jarak antara dua nada.

ü  Inversion
Nada pada chord/ interval yang dipindahkan ke oktaf atas atau bawah, atau susunan interval/ chord terbalik.

 J
ü  Jam session
Bermain musik dalam kelompok secara informal/ tidak resmi.

 K
ü  Key signature
Tanda accidentals pada permulaan staff untuk menentukan kunci.

L
ü  Laidback
Bermain sedikit diperlambat atau bermain dibelakang menentukan kunci.

ü  Leading tone
Nada ketujuh pada diatonic scale.

ü  Legato
Nada-nada dimainkan yang bersambung dengan tanda garis lengkung.

ü  Ledger line
Garis Bantu di atas dan di bawah staff.

ü  Licks
Phrasing singkat atau klise phrasing yang dapat diidentifikasikan.

 M
ü  Measure
Hitungan pada sekelompok ketukan.

ü  Mediant
Nada ke tiga pada major atau minoe scale.

ü  Metronome
Alat yang menyatakan/ membunyikan jumlah ketukan per-menit.

ü  Microtone
Jarak lebih kecim dari setengah nada ( half step ).

ü  Moderately
Dimainkan dengan kecepatan sedang (moderato).

ü  Modulation
Perubahan kunci.

ü  Motif
Melodi singkat yang sangat khas.

N
ü  Non-chordal tones
Nada-nada yang terletak di luar diatonic scale.

ü  Note
Simbol tertulis untuk nada.

O
ü  Octave
Interval ke delapan dari diatonic scale.

ü  Overtone ( nada harmonik)
Nada tambahan yang menyertai nada nada biasa, bias any terdapat di atas sebuah nada.

ü  Overtone series
Serangkaian nada-nada overtone.
  
P
ü  Part
- Bagian dari komposisi musik.
- Bagian dari sebuah instrument tertentu, missal guitar pasrts ( body, neck, head, tuning , dll…)

ü  Pedal point
Nada bass yang ditahan , sementara harmoni berubah untuk menciptakan tensi.

ü  Pentatonic
Scale yang terdiri dari lima nada.

ü  Perfecth pitch
Bakat pendengaran yang sempurna, sehingga dapat mengidentifikasikan atau mengetahui frekuensi suara.

ü  Phrase
Melodi singkat yang terbentuk dari beberapa motif.

ü  Pitch
Tinggi rendahnya nada atau suara.

 Q
ü  Quarduplet
Ketukan di bagi empat tuplet.

ü  Quartet
Kelompok empat pemain.

ü  Quintet
Kelompok lima pemain.

ü  Quintuplet
Ketukan di bagi dengan lima ketuk.

 R
ü  Real Book
Buku kumpulan lagu-lagu standart

ü  Refrain
Bagian dari komposisi lagu yang di ulang beberapa kali.

ü  Resolution
Pergerakan dari chord dissonance ke consonance.

ü  Rest
Tanda istirahat , semua instrument musik tidak di mainkan .

ü  Rhythm
Struktur musik yang berhubungan dengan ketukan tempo dan ketukan yang menyatakan fell atau penjiwaan sebuah lagu.

ü  Rhythm sections
Kelompok pemain instrument yang merupakan bagian dari band. Rhythm section terdiri dari Guitar, Bass, Drum, dan Keyboard/ piano.

ü  Riff
Phrasing pendek yang di ulang-ulang.

ü  Ritardando
Kecepatan yang di perlambat secara bertahap.

ü  Root
Nada pertama scale atau nada dasar chord.

ü  Rubato
Tehknik memainkan melodi tampa mematuhi nilai nada-nada agar dapat bermain dengan penuh perasaan.

ü  Rushing
Tempo permainan yang terburu-buru dan mendahului.

 S
ü  Scat-singing
Vokal dengan menggunakan kata-kata yang tidak bermagna.

ü  Score
Notasi musik yang menjaqvarkan aransemen musik secara keseluruhan ( full score ), dapat juga dalam bentuk vocal score atau orchestral score.

ü  Semi-tone (mikro tone)
Frekwensi di antara interval half step.

ü  Septet
Kelompok tujuh pemain.

ü  Septuplet
Ketukan dibagi tujuh tuplet.

ü  Sextuplet
Ketukan di bagi enam tuplet.

ü  Sharp
Tanda untuk menaikan nada half-step.

ü  Shuffle
Irama Rock dengan fell Swing.

ü  Slide (bending note)
Nada yang di belokan atau bergeser.

ü  Slowly
Di mainkan dengan kecepatan lambat.

ü  Slur
Garis lengkung yang menyatakan agar beberapa nada dapat dimainkan secara bersambung , atau sering juga di sebut Legato.

ü  Solo
- Komposisi untuk seorang pemain , sendiri atau diiringi .
- Improvisasi.

ü  Soprano
Vokal wanita atau sebutan bagi alat musik dengan wilayah yang tinggi.

ü  Staccato
Nada pendek terputus, kabalikan dari Legato.

ü  Staff
Lima garis sejajar untuk menulis nada.

ü  Standards
Jenis-lagu-lagu yang terpopuler di kalangan musik Jazz.

ü  Step & half
Jarak interval satu-setengah nada.

ü  Subdominant
Nada ke empat pada diatonic nada.

ü  Submediant
Nada ke enam pada diatonic scale.

ü  Supertonic
Nada ke dua pada diatonic.

ü  Suspension
Non-chordal tone yang ditahan dari nada sebelumnya.

ü  Syncopation
Irama yang ditandai dengan aksen-aksen kuat pada nada-nada yang semestinya ber-aksen lemah.

 T
ü  Tempo
Kecepatan ketukan.

ü  Tenor
Wilayah tertinggi pada vokal pria.

ü  Tetrachord
Hubungan/ urutan empat nada konsekutif ( tersusun) dari dua scale.

ü  Timbre
Kualitas atau warna suara/nada .

ü  Time signature
Bilangan pecahan pada permulaan staff.

ü  Tonality
Menyatakan bunyi atau warna suara.

ü  Tone
Bunyi nada.

ü  Tonic
- Nada dasar dari komposisi musik.
- Nada pertama dari scale.

ü  Tonging
Pengaturan posisi lidah pada alat musik tiup.

ü  Touch
Gaya dan daya sentuh pemain khususnya untuk Keyboard dan instrument ber-senar.

ü  Trade four
Tradisi bepop dalam improvisasi, bergantian anatara drums dan instrument lainnya pada tiap-tiap empat bar.

ü  Transcription
Musik yang tertulis atau di sebut juga sheet music.

ü  Transposition
Menulis kembali atau memainkan musik dengan mengubah tingkat nadanya.

ü  Tremolo
Tehknik memainkan perulangan nada dengan sangat cepat.

ü  Triad
Chord tiga nada.

ü  Trill
Perulangan cepat dari sebuah nada yang diselingi dengan nada terdekat diatasnya.

ü  Trio
Kelompok tiga pemain.

ü  Triple time
Pembagian tempo ke dalam tiga ketukan.

ü  Triplet
Satu ketuk atau ketukan genap yang di bagi tiga dengan nilai yang sama rata .

ü  Tune
- Lagu atau melodi.
- Harmonis atau selaras ( in tune )

ü  Tuner
Alat untuk menyelaraskan nada.

ü  Tunning fork (garpu tala)
Batang yang terbuat dari logam dan berbentuk huruf ‘U’ bertangkai untuk menala nada.

ü  Tuplet
Pembagian ketukan.

ü  Tutti
Semua pemain memainkan hal yang sama.

 U
ü  Unison
Nada yang sama dimainkan oleh dua pemain atau lebih.

ü  Up beat
- Ketukan yang berada di atasa hitungan.
- Gerak tangan dirigen ke atas.

ü  Upright piano
Jenis piano dengan senar-senar terentangkan berdiri tegak.

 V
ü  Vibrato
Nada yang bergetar/ tehknik menggetarkan nada.

 W
ü  Waltz
Ketukan tiga perempat.

ü  Whole step (whole tone)
Jarak interval satu nada.

 Y
ü  Yodel
Tehknik menyanyi diselingi dengan suara-suara falsetto (ciri khas musik country western).

1 komentar: